I'm not sad anymore
Namun bagaimana jika rasa cinta itu telah pergi. Perasaan yang tadinya hangat, tiba-tiba berubah menjadi dingin dan kaku. Tak ada lagi rindu, tak ada lagi cinta itu. Dua insan yang tadinya tak terpisahkan, tiba-tiba berubah bahkan untuk bertemu pun enggan. Hubungan yang akrab pun seketika berubah acuh, bagaikan tak pernah saling mengenal.
Pun bila salah satu diantara dua insan itu masih menyimpan rasa cinta, akankah keadaan berubah? Tentu tidak, karena yang namanya cinta itu "saling", harus tercetus dari dua sisi, bukan cinta sendiri. Percayalah, exited sendirian itu tidak menyenangkan, capek mengurasi emosi dan tenaga. Akankah tetap kau pertahankan jika sudah demikian?
Terkadang menerima kenyataan memanglah tidak mudah, but girls ketika cintamu sudah tidak dihargai, tidak diinginkan, bahkan sudah diabaikan ada baiknya jika kamu mundur. Mundur bukan berarti kamu kalah, mundur disini adalah salah satu bentuk rasa cinta pada dirimu sendiri. Tunjukkan pada dia yang telah meninggalkanmu, bahwa kamu tetap bisa berdiri tegak meski ia tak lagi di sampingmu. Tunjukkan jika hidupmu tetaplah bahagia dan berjalan sebagaimana mestinya meski ia telah menghilang.
Sadarlah girls ketika kamu ditinggalkan oleh ia yang kamu cintai, bukan berarti kamu tidak bervalue. Bisa jadi itu terjadi memanglah karena ia yang merubah preferensinya akan cinta, bisa jadi juga ia tergoda oleh cinta yang lain, bisa jadi juga memang dia yang tidak bisa setia, bisa jadi juga dari awal cintanya memanglah tak sepenuhnya untukmu atau bisa jadi juga ada beribu alasan yang lainnya yang tak perlu kau ketahui. Jadi stop untuk mempertanyakan kelayakan dirimu setelah ia meninggalkanmu.
Ciptakan batasan agar dia yang meninggalkanmu tak kan lagi menggoyahkan langkahmu. Batasi atau bahkan hapus akses agar kamu tak terikat lagi dengan dia, misalnya hapus kontaknya, unfollow akun media sosialnya. But if you think, "tapikan aku tidak mau memutus silaturahmi dan bermusuhan". Well, kamu bisa hide storynya, atau batasi akun media sosialnya. Jangan lagi cari kabar tentang dia, itu hanya akan memupuk yang ada di dalam hatimu saja, bukan rasa di hatinya.
Yuk mulai cintai dirimu lagi, temukan kebahagiaanmu sendiri meski dia yang kau cintai sudah tiada di sisi. Temukan dan dalami hobimu, mulailah untuk rutin berolah raga, mulailah bergabung dalam komunitas-komunitas baru, mulailah hangout dengan teman-teman dekatmu, luangkan waktu untuk keluargamu, perbaiki lagi hubungan dengan Tuhanmu. Dengan demikian rasa sakitmu akan ditinggalkan pasti lambat laut akan memudar.
Teruntuk perempuan hebat diluar sana yang ditinggalkan atau dikhianati cintanya, bersedihlah sewajarnya lalu bangkitlah, lupakan dia yang menorehkan luka dihatimu. Ingatlah bahwa kamu itu berharga, dan nilaimu tak bergantung dari cintanya. Meskipun ku tahu, menyembuhkan luka di hati itu butuh waktu yang lama, tapi bukan berarti kamu harus menyerah dengan keadaan lalu larut dalam kesedihan bukan. Bangkitlah, tersenyumlah dan berbahagialah, karena bahagia itu pilihan.
Dan ketika kamu sudah bisa menemukan arti dirimu dan kebahagiaanmu, "it's time to say, i'm not sad anymore". Buka lembaran baru, jalani hari-harimu dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan. Tak perlu terburu-buru untuk membuka hati untuk orang yang baru, nikmati saja dulu hari-harimu. Namun jika dirasa hatimu sudah siap untuk cinta yang baru, persiapkanlah dan bukalah hatimu dengan penuh gembira dan lupakan masa lalumu. Karena kamu berharga dan berhak untuk bahagia.
Terimakasih sudah baca,

